Mahasiswa Marine Engineering Sabet Juara I di Kompetisi Kapal Cepat Tak Berawak Nasional

   

Pada tanggal 17 – 20 Nopember lalu, 3 mahasiswa Marine Engineering mengikuti Kompetisi Kapal Ceppat Tak Berawak Nasional yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Madura. Setelah melewati seleksi yang panjang dari beberapa tahap oleh Kemenristekdikti akhirnya tim dari setiap kategori mampu lolos hingga babak Final. Dari beberapa tahap pengiriman proposal hingga pembuatan video pembuatan kapal serta paper terkait, dapat dilalui dengan lancar oleh para Mahasiswa PPNS yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Watercraft Studies Center. Ketiga mahasiswa ini adalah Muhammad Rifki Darmawan dan Miekail Thoba Noech dalam kategori Electric Remote Control (Tim Sianida Research Vessel), serta Rudy Gunawan dalam kategori Fuel Engine (Tim Surasena 5).     

Persiapan dalam lomba ini dilakukan selama 2 bulan dari awal pemilihan anggota tim, crew hingga manager. Setelah itu barulah dilakukan pembuatan proposal yang diajukan pada Kemenristekdikti. Pendaan awal dari pembuatan kapal ini dibiayai murni oleh UKM sampai akhirnya mengajukan dana pada Direksi PPNS walaupun dana yang diturunkanpun tidak seberapa banyak. Dalam 3 hari perlombaan dimulai pada hari Sabtu, tanggal 17 Nopember 2018 dimulai Technical Meeting dan uji coba arena lintasan kapal. Sedangkan pada tanggal 18 dan 19 Nopember dimulai acara perlombaan dan diakhir acarapun selain pengumuman juara juga diadakan pemilihan best design oleh para juri. Dalam kompetisi inipun PPNS berhasil mendapat Juara I ada kategori Electric Remote Control dan juara III pada kategori Autonomous Surface Vehicle.

awalnya saya sama temen-temen gak nyangka bisa dapat juara I, soalnya dari awal kita udah minder liat kapal-kapal dari kampus lain tapi untungnya bikin bangga kampus sama prodi” tutur Rifki salah satu anggota tim Sianida Research Vessel. Menurut mereka segala lelah setelah menginap dikampus bahkan merasakan panasnya suasana saat perlombaan berhasil terbayarkan setelah mereka mendengar pengumuman juara. Karena pada hakikatnya memang hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha.

(rskmlyh,2018)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *